Seminar Nasional Dies Natalis Ke-50 UNSOED

Dalam rangka perayaan Dies Natalis ke-50 UNSOED akan diselenggarakan seminar nasional bertajuk “Pengembangan Sumber Daya dan Kearifan Lokal Untuk Kemaslahatan Umat di Era Globalisasi“. Perhelatan ini akan digelar tanggal 11 September 2013 mendatang dengan menghadirkan sejumlah narasumber, yakni Prof. Dr. Suminto A Sayuti (Budayawan, Pemerhati Pendidikan dan Dosen Univ. Negeri Yogyakarta),  Prof. Dr. Bambang Setiaji (Pelaku Industri, Pembina UMKM berbasis kelapa dan Dosen Teknik Kimia UGM Yogyakarta) dan Prof. Dr. Agus Suroso (Guru Besar Ekonomi – Pedesaan UNSOED).

Untuk informasi selengkapnya silahkan klik link di bawah ini :

Semnas Dies Natalis Ke-50 UNSOED

 

Maju Terus Pantang Menyerah !

Delegasi Program S2 Administrasi Publik UNSOED Warnai Konferensi Internasional di Thailand

Komitmen untuk terus melangkah ke panggung dunia tak sebatas slogan belaka. Kali ini, enam mahasiswa dan tiga dosen Program Magister Ilmu Administrasi Publik (MAP) UNSOED menjadi pemakalah dalam seminar internasional The Third International Conference on Local Governmentdi Universitas Khon Kaen, Thailand pada 15-16 November yang lalu.

Para mahasiswa tersebut adalah Nur Soim Isnanto, Qurrotul Ayuni, Firdos Putra Aditama, Rridiyah Septiyani, Fanny Dwipoyanti, dan Vita Marwinda  sedangkan para staf pengajar yang turut menjadi pemakalah adalah Dr. Ali Rokhman,M.Si. Dr. Slamet Rosyadi, M.Si. dan Dr. Dyah Retna Puspita, M. Hum.

Kegiatan ini sendiri mendapat dukungan pembiayaan dari Program Beasiswa Unggulan dari Kementerian Pendidikan & Kebudayaan RI. Penampilan akademik di ajang internasional ini merupakan kali kedua, setelah sebelumnya mengawali debutan di  Ateneo de Manila University, Filipina. Rencananya, di samping  mengikuti konferensi internasional ini, delegasi juga akan mengunjungi Mahasarakham University dan Burapha University untuk mempersiapkan program kerjasama dengan dua universitas tersebut terutama program double degree, student exchange, dan joint international publication.

Proficiat MAP UNSOED ! Maju Terus Pantang Menyerah! (AR/Wis)

Bermitra dengan Burapha University Thailand, Program Pascasarjana UNSOED Perluas Kerjasama Internasional

buraphaUpaya UNSOED untuk terus memperluas kerjasama dengan berbagai Perguruan Tinggi di Luar Negeri kembali menuai hasil.  Rabu, 5 Desember 2012, Burapha University Thailand berkunjung ke UNSOED dan menandatangani perjanjian kerjasama.  Hal ini merupakan tindak lanjut dari kunjungan yang pernah dilakukan oleh UNSOED ke Burapha University di Bulan Agustus lalu.  Kerjasama yang ditandatangani adalah double degree dalam program Magister Administrasi Publik dan tidak menutup kemungkinan akan berlanjut dengan program studi yang lain.  Disaksikan oleh Pembantu Rektor IV UNSOED, penandatangan dilakukan oleh Direktur Program Pascasarjana UNSOED, Prof.Dr. Triani dan dari Burapha University diwakili oleh Dr. Papchanee Taraseina.  Hadir pula dalam acara ini Dr. Ali Rohman, Ph.D, Dr. Slamet Rosyadi, dan juga Nurul Hidayat, M.Kom

Pembantu Rektor IV, Ir Budi Rustomo, M.Rur.Sc, Ph.D menyambut kedatangan tamu dari Burapha University Thailand dengan hangat.  “Agustus lalu kami berkunjung ke Thailand bertepatan dengan Hari Ulang Tahun Ratu Thailand dan kali ini anda datang berkunjung ke UNSOED bertepatan dengan Hari Ullang Tahun Raja Thailand, sungguh peristiwa yang membahagiakan bagi kita semua dan semoga kerjasama ini bermanfaat untuk kedua belah pihak”, demikian ungkap PR IV.  Sebelum penandatanganan PR IV juga membacakan isi kerjasama yang ditandatangani kedua belah pihak.

Delegasi MAP Terbanyak dalam Simposium Nasional Ilmuwan Administrasi Negara

Dosen dan mahasiswa Program Magister Ilmu Administrasi (MAP) telah mengikuti Simposium Nasional Asosiasi Ilmuwan Adminsitrasi Negara (SIMNAS ASIAN) ke 2 yang telah berlangsung di Univesitas Slamet Riyadi Surakarta pada tanggal 10-12 Pebruari 2012. Simposium ini bertema ETIKA ADMINISTRASI NEGARA SEBAGAI FONDASI NEGARA YANG KUAT dibagi dalam tiga sub tema yakni reformasi birokrasi, kebijakan publik, dan manajemen potensi daerah. Program MAP mengirimkan delegasi dengan jumlah anggota terbanyak yakni 32 orang terdiri dari delapan orang staf pengajar dan 22 orang mahasiswa. Total paper  yang dipresentasikan dalam simposium tersebut sebanyak 70 paper sedangkan paper yang dipresentasikan oleh delegasi MAP sebanyak 22 paper. Sehingga simposium tersebut sangat terasa didominasi oleh peserta dari MAP Unsoed. Partisipasi dosen dan mahasiswa MAP dalam simposium nasional tersebut bukanlah yang pertama kali. Tahun kemarin juga telah mengirimkan dosen dan mahasiswanya menjadi pemakalah ke beberapa seminar nasional dan internasional, di antaranya seminar internasional di Ateneo de Manila University, Filipina. Keikutseertaan mahasiswa sebagai pemakalah dalam berbagai seminar ini menjadi nilai tambah tersendiri karena secara tidak langsung proses pembelajaran melibatkan para pakar dan kolega ilmuwan yang sebidang dari universitas lain baik dalam negeri maupun luar negeri. Dengan proses seperti ini diharapkan lulusan MAP tidak hanya menjadi jago kandang tapi siap bersaing secara global. Disamping keikutsertaan dalam seminar, program MAP juga telah menindaklanjuti Surat Edaran Dirjend Dikti mengenai kewajiban untuk publikasi tesis pada jurnal ilmiah nasional. Hal ini telah diputuskan dalam rapat Komisi Program Studi , mahasiswa yang mengajukan ujian tesis harus melampirkan dokumen yang menyebutkan bahwa tesis mahasiswa yang bersangkutan telah disubmit ke jurnal dan dinyatakan siap untuk dimuat. Semua langkah ini sebagai manifestasi penjaminan mutu program studi yang telah diberi kepercayaan oleh BAN-PT mendapatkan nilai akreditasi A.

MAP Unsoed Raih Akreditasi A

Laporan Reporter Tribun Jogja, Hanan Wiyoko

TRIBUNJOGJA.COM , PURWOKERTO – Program Studi S2 Magister Ilmu Administrasi (MAP) Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed), Purwokerto, Jawa Tengah mendapatkan nilai Akreditasi A dari Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT).

Ketua Program Studi MAP, Dr Ali Rokhman MSi mengatakan keberhasilan tersebut merupakan kerjasama semua pihak dalam pengisian borang akreditasi maupun menghadapi visitasi Tim Asesor Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi.

“Kami merasa senang dan bersyukur,” katanya Rabu (1/2/2012).

Ia menambahkan standar penilaian akreditasi meliputi tujuh unsur yakni  visi, misi, tujuan, dan sasaran serta strategi pencapaian,  sistem tata pamong, kepemimpinan, sistem pengelolaan, dan penjaminan mutu, kemahasiswaan dan lulusan, sumber daya manusia, kurikulum, pembelajaran, dan suasana akademik, pembiayaan, prasarana, sarana, dan sistem informasi, dan penelitian, pelayanan/pengabdian  kepada masyarakat, dan kerjasama. Tim Asesor BAN-PT data ke Unsoed untuk melakukan penilaian pada tanggal 1–2 Desember 2011 lalu.

“Kami juga dinilai berhasil melakukan kerjasama internasional dengan beberapa universitas,” lanjut Ali. Ia menambahkan, ada lima mahasiswa penerima beasiswa unggulan (BU) dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan yang mengikuti program transfer kredit di University of Malaya, Malaysia. (*)

Penulis : Hanan Wiyoko     ||     Editor : Sulistiono
Akses Tribunjogja.com lewat perangkat mobile anda melalui alamat m.tribunjogja.Selasa, Januari 31, 2012 | Posted by Editor

Magister Ilmu Administrasi Unsoed Raih Akreditasi A

PURWOKERTO – Program Studi S2 Magister Ilmu Administrasi (MAP) Fisip Unsoed Purwokerto mendapatkan nilai akreditasi A dari Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT). ”Kami bersyukur dapat nilai A, berarti kerja kami bagus,” kata Dr Ali Rokhman MSi, kemarin.

Keberhasilan ini, menurutnya, berkat kerja sama semua pihak dalam pengisian borang akreditasi maupun dalam menghadapi visitasi Tim Asesor BAN-PT. Di samping itu karena staf pengajar program studi ini terdiri dari profesor dan doktor yang berkompeten di bidangnya.

Dia menjelaskan, proses akreditasi dimulai
dari pengisian borang akreditasi yang terdiri atas tujuh standar, visi, misi, tujuan, dan sasaran serta strategi pencapaian, sistem tata pamong, kepemimpinan, sistem pengelolaan, dan penjaminan mutu, kemahasiswaan, dan lulusan. Selain itu, sumber daya manusia, kurikulum, pembelajaran, dan suasana akademik, pembiayaan, prasarana, sarana, dan sistem informasi, dan penelitian, pelayanan/pengabdian kepada masyarakat, dan kerja sama.

”Kami juga dinilai berhasil melakukan kerja sama internasional dengan beberapa universitas di luar negeri baik kerja sama secara institusi maupun secara personal yang dilakukan oleh para staf pengajar, ” ujar Prof Dr Paulus Israwan, guru besar Fisip Unsoed, yang juga pendiri MAP.

Beasiswa Unggulan

MAP memberangkatkan lima mahasiswa penerima Beasiswa Unggulan ke University of Malaya pada tanggal 9 September 2011. Mereka menjalani program transfer kredit nilai ujian di University of Malaya, Malaysia, selama satu semester, sebagai tindak lanjut dari kesepahaman program kerja sama antara Unsoed dan University of Malaya.

Adapun empat mahasiswa berangkat ke Filipina untuk mengikuti The 6th International Conference on Business and Management Research (ICBMR). Mereka membuat presentasi, dengan tema kebijakan dan manajemen pendidikan di Indoensia. Mereka mendapat beasiswa unggulan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.

http://koranwawasan.blogspot.com/2012/01/magister-ilmu-administrasi-unsoed-raih.html

[unsoed.ac.id, Sel, 31/1/12] Program Pascasarjana Magister Administrasi Publik (MAP) Universitas Jenderal Soedirman mendapat akreditasi A dari BAN-PT, Januari 2012. Keberhasilan MAP UNSOED mendapatkan akreditasi A rupanya sangat dipengaruhi kekompakan semua pihak di MAP baik Pengelola, Dosen, alumni, maupun stakeholder, kelengkapan persyaratan borang yang disiapkan, serta kesiapan MAP pada saat visitasi.

Ketua Program MAP UNSOED, Ali Rokhman, Ph.D mengungkapkan bahwa proses akreditasi seperti biasa dilakukan dengan pengisian borang yaitu borang Prodi, borang pengelola, dan borang evaluasi diri beserta lampiran-lampirannya.  “Setelah pengisian borang baru ada kepastian dan layak untuk divisitasi oleh assesor” demikian kata Pak Ali Rokhman.  Keberhasilan akreditasi yang diraih MAP, sebagaimana disampaikan oleh Ali Rokhman, Ph.D sangat ditentukan oleh kekompakan dan dukungan berbagai pihak.  Pada saat assesor melakukan visitasi misalnya, alumni, stakeholder, bahkan dosen yang sedang menempuh pendidikanpun semuanya datang dan siap di MAP.  “Bahkan kami semua siap dalam penyambutan.  “Kita seperti sedang punya ‘gawe’ besar.  Kita mendapat informasi banyak dari Prof. Dr. Israwan Setyoko sehingga kita mengusahakan agar poinnya bisa empat di setiap hal yang maksimal” demikian lanjut Ali Rokhman, Ph.D

Dr. Slamet Rosyadi, salah seorang dosen MAP dikesempatan yang sama mengatakan bahwa faktor lain yang mungkin menjadikan MAP terakreditasi A adalah kerjasama luar negeri dan publikasi ilmiah.  Sebagaimana yang telah dilakukan, Mahasiswa MAP aktif mengikuti seminar internasional dan seminar nasional, tidak hanya itu, mahasiswa MAP UNSOED juga menjadi presenter bukan sekedar peserta.  “Terakhir beberapa waktu lalu 4 orang mahasiswa mengikuti Seminar Internasional di Manila, Filipina” demikian kata Dr. Slamet Rosyadi.  Mahasiswa MAP UNSOED dalam perkuliahannya juga diwajibkan untuk membaca buku dan jurnal internasional, disamping didukung untuk menulis di media masa.

Hal lain yang sangat menentukan dalam akreditasi MAP UNSOED adalah kesiapan semua lampiran borang.  Sekretaris MAP UNSOED, Drs Swastadharma, M.Si mengungkapkan bahwa pengumpulan semua syarat dilakukan secara maksimal, bahkan menghubungi sendiri pihak-pihak yang diperlukan.  Dokumen yang dibutuhkan terbagi menjadi sekitar 16an item.  “Kami pilah-pilah yang bisa kami kumpulkan dulu, dari yang termudah bahkan sampai yang tersulit” demikian ungkap Pak Swastadharma.  Pak Swastadharma dalam rangka pengumpulan dokumen tersebut bahkan tak segan-segan berangkat sendiri, bolak-balik sendiri mengurus semuanya.

Alumni MAP UNSOED juga sangat mendukung proses ini.  Tempat dan jarak yang jauh tak menghalangi mereka untuk datang pada saat visitasi akreditasi.  Hal ini terwujud karena hubungan dosen, pengelola, dan mahasiswa MAP sangat dekat hasil dari bukan saja kegiatan formal pembelajaran akan tetapi juga kegiatan-kegiatan informal.
Selamat MAP, UNSOED Maju Terus Pantang Menyerah! /hp